EPILEPSY.ID



Dokter Ahli Epilepsi

SEPUTAR PENYAKIT EPILEPSI

Kenali, pahami dan tindak lanjuti



 

APA ITU EPILEPSY ?

Pengertian tentang penyakit Epilepsi

• Epilepsi adalah gangguan saraf paling umum ke-empat dan menyerang orang dari segala usia. • Epilepsi ditandai dengan kejang yang tidak terduga dan dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya. • Kejang pada epilepsi memiliki spektrum yang luas dan bervariasi dari orang ke orang. • Kesalahpahaman publik tentang epilepsi menyebabkan tantangan yang seringkali lebih buruk daripada kejang itu sendiri. ... Epilepsi adalah kelainan kronis dari otak dengan ciri khas berupa munculnya kejang berulang tanpa ada pemicu. Seseorang didiagnosis epilepsi jika mereka mengalami 2 kali kejang tanpa sebab (atau satu kejang tanpa sebab, dengan kemungkinan untuk muncul lagi lebih besar), yang tidak disebabkan oleh beberapa kondisi medis yang diketahui dan dapat diterapi seperti kondisi gula darah yang sangat rendah, kadar elektrolit natrium yang rendah.

Kejang pada epilepsi mungkin berhubungan dengan cedera otak atau riwayat keluarga, tetapi seringkali penyebabnya sama sekali tidak diketahui. Kata “epilepsi” tidak menunjukkan apa pun tentang penyebab kejang atau keparahannya.

Epilepsi dianggap dapat diatasi atau sembuh pada kelompok sindrom epilepsi yang tergantung usia (age-dependent self-limited epilepsy syndrome) jika mereka sudah melewati usia yang dimaksud atau bagi mereka yang tetap bebas kejang selama 10 tahun terakhir dan tanpa obat kejang dalam 5 tahun terakhir.

Pemeriksaan fisik, pemeriksaan rekam otak (EEG = Elektroensefalografi), pemeriksaan pencitraan otak (MRI, PET Scan) dan investigasi lainnya berkontribusi optimal dalam penanganan epilepsi. Etiologi atau penyebab epilepsi harus dipertimbangkan sejak awal, dan pada setiap langkah dalam alur diagnostik. Mengetahui etiologi dapat menginformasikan klasifikasi epilepsi dan akan memiliki implikasi pengobatan yang penting bagi penderita.

Meskipun gejala kejang dapat mempengaruhi bagian tubuh mana saja, gangguan listrik yang menghasilkan gejala tersebut terjadi di otak. Lokasi gangguan listrik di otak, bagaimana penyebarannya, seberapa banyak otak yang terpengaruh, dan berapa lama hal itu terjadi akan memiliki efek yang mendalam pada penderita. Faktor-faktor ini menentukan karakter kejang dan dampaknya pada penderita.

Memiliki kejang dan epilepsi dapat mempengaruhi keselamatan, hubungan, pekerjaan, mengemudi, dan banyak hal lain. Persepsi publik dan pengobatan orang dengan epilepsi seringkali merupakan masalah yang lebih besar daripada kejang yang sebenarnya.

 

EPILEPSI PADA ANAK

Gangguan perkembangan otak anak.

Ketika terjadi gangguan pada proses perkembangan otak anak dan mengalami kejang atau epilepsi. Ini adalah salah satu gangguan paling umum pada sistem saraf. Ini mempengaruhi anak-anak dari semua ras dan latar belakang etnis. Otak terdiri dari sel-sel saraf yang berkomunikasi satu sama lain melalui aktivitas listrik.

Beberapa faktor risiko antara lain: ...

Pada bayi baru lahir: • Kelainan otak • Kekurangan oksigen selama proses kelahiran • Kada gula darah, kalsium darah, magnesium darah yang rendah atau masalah elektrolit lainnya. • Kelainan metabolisme bawaan • Perdarahan • Penggunaan obat-obatan tertentu yang dikonsumsi oleh ibunya selama kehamilan

Pada Bayi dan Anak-anak: • Demam (kejang demam) • Tumor otak (jarang) • Infeksi

Pada Anak-anak dan Dewasa: • Kondisi penyakit bawaan (sindrom Down; Sindrom Angelman; tuberous sclerosis dan neurofibromatosis) • Faktor genetik • Penyakit otak progresif (jarang) • Trauma atau cedera kepala

 

APAKAH EPILEPSI DITURUNKAN ?

Pandangan terhadap penderita Epilepsi

Singkatan dari Magnetic Resonance Imaging ataua MRI, adalah suatu jenis pemeriksaan radiologi yang mempergunakan gelombang elektromagnetik untuk memindai dan memperoleh informasi mengenai berbagai kelainan ada tubuh seperti tumor, kanker, infeksi, trauma, penyakit turunan / genetis, dan lain sebagainya. ...

Informasi yang diperoleh dari hasil pemeriksaan MRI ini dapat dipergunakan untuk menunjang penegakkan diagnosis penyakit secara tepat dan akurat serta memantau perjalanan penyakit dan hasil terapi untuk di analisa lebih lanjut dan menentukan tindakan yang akan dilakukan kepada pasien.

EEG adalah alat elektromedik yang dapat digunakan untuk melihat, menganalisa, merekam aktifitas listrik/ elektrik di sepanjang kulit kepala. Pada umumnya, prosedur reguler EEG memakan waktu 30 menit.

National Hospital juga mengembangkan pelayanan pasien dengan menggunakan fasilitas jangka panjang atau Long-term Video EEG. Fasilitas tersebut merupakan perekaman Video EEG dan perilaku klinis (semiologi) yang simultan selama periode yang lama atau tertentu untuk mengevaluasi gangguan paroksismal fungsi otak. Lama prosedur ini sangatlah relatif tergantung dengan kebutuhan, dapat mencapai hingga 5 hari dan pada umumnya digunakan sebagai data diagnosa pasien dengan Epilepsi.

Dokter Ahli Epilepsi



MENGAPA MEMILIH EPIC ?

Dengan Epic, Epilepsi terkendali dan tertangani



 

PENGALAMAN AHLI

Didukung dokter spesialis berpengalaman

  • Dokter Spesialis Bedah Saraf yang khusus mendalami Epilepsi dan Bedah Epilepsi
  • Dokter Spesialis Radiologi yang berkompeten membaca hasil radiology pasien epilepsi
  • Dokter Spesialis Saraf khusus menangani pasien Epilepsi
  • Perawat khusus dilatih untuk menangani pasien Epilepsi
  • Jumlah Kunjungan Pasien poliklinik bedah saraf national hospital Sejak 2014 berkisar 8.933 pasien.
  • Dan tim dokter telah melakukan 705 tindakan operasi berah saraf di National Hospital.
  • Tim Dokter Spesialis bedah saraf kami merupakan Konsultan Bedah saraf dengan memiliki keahlian subspesialis masing-masing, dan pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

 

LAYANAN PRIMA

Profesional dalam melayani Anda

  • Layanan One Day Care untuk tindakan yang tidak membutuhkan rawat inap dan pasien dapat langsung pulang setelah melakukan tindakan
  • Layanan Call center National Hospital selama 24 jam memudahkan pasien untuk mengakses informasi mengenai kesehatan di national hospital
  • Pelayanan poliklinik dengan dokter spesialis yang selalu stand by 08.00-20.00 selama 6 hari.
  • Kemudahan pendaftaran appoinment dan proses administrasi di setiap layanan seperti : Poliklinik, Radiology, Laboratorium, proses Rawat Inap, dan Penjadwalan tindakan operasi
  • Pelayanan yang terintegrasi dan comprehensif antara dokter dan failitas penunjang medis lainnya.

 

FASILITAS LENGKAP

Dukungan peralatan modern dan canggih

  • MRI Protokol Epilepsi, 3Tesla Wideboard, dan silent MRI

  • CTscan

  • Long Term Video EEG

  • Peralatan Operasi Epilepsi khusus
Dokter Ahli Epilepsi



DOKTER SPESIALIS EPILEPSI – NATIONAL HOSPITAL SURABAYA

Kami siap membantu Anda dalam menangani kasus Epilepsi



 

dr. Heri Subianto SpBS(K)Func.

Bedah Saraf Konsultan Fungsional Epilepsi

Speciality and Subspeciality :

  1. Stereotactic and Functional Neurosurgeon
  2. Epilepsi dan Bedah Epilepsi

Special Training :

  1. Epilepsy and Epilepsy Surgery; Fellow All India Institute of Medical Sciences (AIIMS) New Delhi, India, 2016-2017.
  2. Stereo Electro Encephalography Planning (SEEG), Singapore 2017
  3. Leksell Stereotactic Frame and Software Training, Academisch Medisch Centrum Amsterdam, 2014
  4. Brain Microrecording Workshop, Freiburg, Jerman, 2014
...
Article and Presentation :

  1. Functional Hemispherectomy for Status Epilepticus; A Case Report, 6th ACNS Workshop Nepal, February 2015
  2. The Role of Semiology in Epilepsy. The 11th Asian Congress of Neurological Surgeons (ACNS) in conjuction with The 21st Annual Scientific Meeting of Indonesian Society of Neurological Surgeons, March 8th – 12th 2016, Surabaya, Indonesia
  3. Hemispherotomy for Syndromic and Hemispheric Epilepsy, Experience in Surabaya Indonesia. International Journal of Epilepsy 3 (01), A23, 2016. (Q4)
  4. Early stereotactic radio frequency ablation of hypothalamic hamartoma using robotic guidance is safe : A case report and review of literature. Stereotact Funct Neurosurg 2017;95(suppl 1):1- 460 (Q2)
  5. Surgical Outcomes of Intractable Epilepsy. Joint Annual Scientific Meeting & Annual General Meeting 27th Malaysian Society of Neurosciences (MSN) & 17th Neurosurgical Association of Malaysia (NAM), August 11-13 2017, Kuala Lumpur, Malaysia
  6. Mini-Pterional Craniotomy for Standart Anterior Temporal Lobectomy Amygdala-Hippocampectomy: Surgical Nuances and Outcomes.The 11th Meeting of Asian-Australasian Society for Stereotactic and Functional Neurosurgery (AASSFN), April 20-22 2018, Taichung, Taiwan
  7. Starting Comprehensive Epilepsy Surgery in Surabaya, Indonesia. 12th Asian and Oceanian Epilepsy Congress, June 28 – July 01, 2018, Bali , Indonesia
  8. Stereotactic Radiofrequency Thermocoagulation of Hypothalamic Hamartoma Using Robotic Guidance (ROSA) Coregistered with O-arm Guidance—Preliminary Technical Note. World Neurosurgery, 112: 267-274, April 2018. (Q2)
  9. Endoscope-assisted (with robotic guidance and using a hybrid technique) interhemispheric transcallosal hemispherotomy: a comparative study with open hemispherotomy to evaluate efficacy, complications, and outcome. J Neurosurg Pediatr. 2018 Nov 9;23(2):187-197. Doi: 10.3171/2018.8.PEDS18131 (Q1)
  10. Starting Comprehensive Epilepsy Surgery in Surabaya: One year experience. Young Neurosurgeon Meeting Asian Congress of Neurological Surgeons (ACNS) in conjunction with The 5th Cerebrovascular Disease Winter Seminar, January 21-24 2019, Nagoya, Japan
  11. Endoscope-Assisted Hemispherotomy; Chapter 61, Pediatric Epilepsy Surgery: Preoperative Assesment and Surgical Treatment 2nd Edition; Thieme. ISBN-10: 1626238162; ISBN-13: 978- 1626238169.
  12. Endoscope-Assisted Corpus Callosotomy with Anterior, Hippocampal, and Posterior Commissurotomy; Chapter 63, Pediatric Epilepsy Surgery: Preoperative Assesment and Surgical Treatment 2nd Edition; Thieme. ISBN-10: 1626238162; ISBN-13: 978-1626238169.
  13. Endoscopic-Assisted Hemispherotomy; Chapter 23, Operative Techniques in Epilepsy Surgery 2nd Edition; Thieme, p. 177. ISBN: 9781626238183.
  14. Safety and Feasibility Endoscope-Assisted Interhemispheric Transcallosal Hemispherotomy Technique: Personal Experience. The 13th Asian Epilepsy Surgery Congress (AESC 2019) November 1- 2, 2019. Kobe, Japan.
  15. Medtronic APAC Epilepsy Symphosium, Deep Brain Stimulation for Epilepsy. January, 17 - 18 2020. Severance Hospital, Seoul, South Korea.

Invited Neurosurgeon :

  1. Endoscopic Epilepsy Surgery, December 2 2016, University Malaya Medical Center, Kuala Lumpur Malaysia.
  2. Endoscopic Epilepsy Surgery, August 11 2017, University Malaya Medical Center, Kuala Lumpur Malaysia.
  3. Endoscopic Epilepsy Surgery, Januari 10 2019, University Malaya Medical Center, Kuala Lumpur Malaysia.
  4. Endoscopic Epilepsy Surgery, April 19 2019, RS Pusat Otak Nasional, Jakarta
  5. Endoscopic Epilepsy Surgery, August 9 2019, RS Pusat Otak Nasional, Jakarta


 

Dr. Achmad Fahmi, dr., Sp.BS(K)Func

Bedah Saraf Konsultan Fungsional, Parkinson
dan Kelainan pergerakan
Speciality and Subspeciality :

  1. Stereotactic and Functional Neurosurgeon
  2. Parkinson and Movement Disorders

Special Training :

  1. Stereotactic and Functional Neurosurgery Fellowship, Tokyo Women’s Medical University Hospital, Tokyo, Japan. 2012.
  2. Brain Microrecording workshop, Freiburg, German. 2014.
  3. Deep Brain Stimukation Workshop, Australia, 2014
  4. Leksell Stereotactic Training, Academisch Medish Centrum, Amsterdam, 2014.
  5. Stereo Electro Encephalography Planning (SEEG), Singapore, 2017.
...
Article and Presentation :

  1. Achmad Fahmi, Agus Turchan : Clinical outcome of steroid injection and ablative radiofrequency in 43 patients. 6th World Congress of the World Institute of Pain, Miami Beach, Florida, USA, February 4 -6th 2012. (Poster)
  2. Starting stereotactic neurosurgery for movement disorders in Developing Country. World Federation of Neurological Surgeon (WFNS) meeting, Seoul, Korea. 2013
  3. Multimodality Intervention for Movement Disorders. Pekan Ilmiah Tahunan PERSPEBSI. Palembang. 2014
  4. Lesioning in Parkinsonism. Asian Congress of Neurological Surgeon (ACNS) meeting, Chitwan, Nepal. February, 2015

Journals Published :

  1. Bilateral Platysma Dystonia. A Fahmi, A Mandai, T Mitsuyama, S Goto, T Taira. Asian Journal of Neurosurgery (AJNS ) 12 (2), 244-244, 2017
  2. Hemispherotomy for Syndrome and Hemispheric Epilepsy, Experience in Surabaya, Indonesia. H Subianto, W Suryaningtyas, A Fahmi, A Turchan. International Journal of Epilepsy 1 (3), 52, 2016
  3. Clinical Outcome of Steroid Injection and Ablative Radiofrequency in 43 Patients. A Fahmi, A Turchan, W Suryaningtyas. Pain Practice 12, 44, 2012

Courses:

  1. Advance Technique and Tissue Enginering in Surgery, July 15-18th 2009. Surabaya, Indonesia
  2. Presurgical Evaluation for Epilepsy Surgery, ASEPA teaching course, May 28-29th 2010. Bandung, Indonesia
  3. Approach to Glioma Symposium, February 20th 2010. Surabaya, Indonesia
  4. Integrated Neuropathology Seminar and Workshop, September 17-18th 2011. Surabaya, Indonesia
  5. New Trend in Surgical Management of Neurological disease, April 30th 2011. Surabaya, Indonesia
  6. Intra-operative Neurophysiology Monitoring Symposium, September 27th 2011. Surabaya, Indonesia
  7. 6th World Congress of the World Institute of Pain, February 4-6th 2012. Miami Beach, Florida, USA


 

dr. Nur Setiawan Suroto SpBS (K)Vasc.

Bedah Saraf Konsultan Vaskuler,
Kelainan Pembuluh Darah Otak
Special Training :

  1. The 4th Shinshu Hands-on cadaver disection, Skull Base Neurosurgery, August 19-20th 2011. Matsumoto, Japan.
  2. Recent on Aneurysm Surgery, Workshop. February 27th-29th 2012. Jakarta , Indonesia.
  3. Hands-On Microanastomosis Workshop. July, 6-7th 2012.Jakarta, Indonesia.
  4. Live surgery and Endovascular workshop on the 3rd Indonesia Young Neurosurgeons’ Meeting. November 16-17th 2012.
  5. Clinical Fellowship on Endovascular Neurosurgery at Seoul National University Bundang Hospital, South Korea. Dec 2012 - Nov 2013
  6. Pierre Lasjaunias Nerovascular Educational Team Course - PLANET March 30-April 4, 2014
...
Seminars :

  1. Indonesian Neuroscience Society: From Neuroscience to Nation Character Building. September, 20th-21st 2011
  2. Intra-operative Neurophysiology Monitoring Symposium, September 27th 2011. Surabaya, Indonesia.
  3. Neuro-Oncology: Gamma Knife Surgery & Minimal Invasive Surgery. February, 9th 2012.
  4. The 10th International Conference on Cerebrovascular Surgery. April 20th-22nd 2012. Beijing , China.
  5. Speaker at Continuing Medical Education: Stroke and Neurovascular Diseases- Management Update. November, 18th 2012
  6. World Federation of Neurological Surgeon Annual Meeting. July 2013



 

dr. Irwan Barlian I, SpBS(K)Onc.

Bedah Saraf Konsultan Ongkologi, Tumor Otak
Speciality and Subspeciality :

  1. Skull Base and Oncology

Training :

  1. Inagural Asia Pacific Low Grade Glioma Network Meeting 2019 held in Singapore from 1 to 2 November 2019
  2. Thammasat Neurosurgery’s 1st Skull Base Cadaveric and Live Surgery Workshop, Thammasat University Hospital – Thailand, 2018
  3. Fellowship for Gamma Knife Radiosurgery and Malignant Brain tumor in Tokyo Womens Medical University, Tokyo Japan
  4. The European Asociation of Neurosurgical Societies Congress, Athena Yunani. 2016
  5. 7th International Congress of The World Federation of Skull Base Societies, Osaka Jepang. 2016
  6. The 34th Annual Meeting of The Japanese Congress of Neurological Surgeons, Osaka, Japan, 2014
  7. Clinical Fellowship in WFNS Education Center for Skull Base Surgery Class A, Osaka City University Graduate School of Medicine, Osaka Japan 2014

... Articles :

  1. Relations protein S-100β on liquor cerebrospinal fluid on severe traumatic brain injury which is perform multimodalities monitoring and stabilization with Glasgow Outcome Score (Barlian I, Hafid A) a thesis on Airlangga University Surabaya 2009
  2. Dural Incision In The Petrosal Approach With Preservation of The Superior Petrosal Vein. Journal of Neurosurgery Apr 2016, Vol. 124/ No. 4/ Pages 1074 - 1078


 

NEW NORMAL

Hidup Berdamai dengan COVID-19

Covid-19 membuat perubahan dalam kebiasaan hidup kita, dari mulai menjaga kesehatan, protokol di luar ruangan hingga proses kerja dan belajar mengajar. Kondisi tidak lumrah kini menjadi sebuah kebiasaan yang harus kita lakukan (New Normal).

 

New Normal Indonesia:
Tatanan Baru Beradaptasi dengan COVID-19

  1. Masyarakat harus menjaga produktivitas di tengah pandemi virus corona COVID-19 dengan tatanan baru yang disebut new normal.
  2. Tatanan baru ini perlu ada sebab hingga kini belum ditemukan vaksin definitif dengan standar internasional untuk pengobatan virus corona.
  3. Membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat.
  4. Rutin cuci tangan pakai sabun, pakai masker saat keluar rumah, jaga jarak aman dan menghindari kerumunan.
  5. Patuhi protokol atau SOP dalam beraktivitas, tetapi tetap aman dari COVID-19.
...

 

dr. Neimy Novitasari, SpS

Spesilasi Saraf
Speciality and Subspeciality :

  1. Saraf dan Neuromonitoring

Speciality and Subspeciality :

  1. Fellowship Training on Intraoperative Neurophysiological Monitoring, Clinical Neurophysiology Departement , Hospital Universitario De Canarias, Tenerife – Spain, August 27 until September 30, 2018
  2. EEG in the Diagnosis & Management in Epilepsy, Advance Course, VIREPA - ILAE, November 3 until May 13, 2018.
  3. ISIN Congress & Educational Course, Seoul, Korea. October 30 until November 4, 2017
  4. EEG in the Diagnosis & Management in Epilepsy , Basic Course, VIREPA - ILAE, October 14 until April 9, 2017
  5. Short-term Training in Pre and Post Surgical Management of Epilepsy (Long-term Video EEG, Electrocorticography, Stereo-EEG), Department of Neurology, All India Institute of Medical Sciences (AIIMS) New Delhi, November 7 - December 4, 2016
  6. Stereo-EEG Workshop, Singapore, 2017

...














EPILEPSI DI SEKITAR KITA

Mereka butuh perhatian dan penanganan



 
  KENALI SEJAK DINI

 

 
  KONSULTASI KE DOKTER AHLI

 

 
 PERHATIAN KE BUAH HATI

 

 
 PAHAMI JIKA TERJADI

 

 
 

 

 
 

 

 
 

 

 
 

 




ARTIKEL & BERITA EPILEPSI

Apa itu Epilepsi?

Apa itu epilepsi? Apakah saya akan mengalami kejang selamanya? Anda mungkin memiliki banyak pertanyaan tentang epilepsi. Kami akan m…

Lanjut baca







Temukan Kami

Jl. Boulevard Famili Selatan, No. Kav.1 Babatan,
Kec. Wiyung, Kota Surabaya Jawa Timur 60227
Phone : (031) 2975777



Hubungi Kami



081 330 244 477

OUR PARTNERS


Kontak Kami



contact@epilepsy.id

MEMBER OF


Konsultasi

• SENIN-KAMIS : 09:00-20:00
• JUMAT : 09:00 -11:00
• SABTU : 09:00-12:00

POWERED BY

©2020 | epilepsy.id | powered by Inovasi Neuro Jasa Medika

Open chat
1
*Appointment dokter Epilepsy Center National Hospital Surabaya
Nama :...
Alamat :...
No. Telp yang bisa dihubungi :...
Powered by